Pen-DELEGASI-an Yang Efektif

 

Dalam lomba lari estafet 4 x 100 meter, pelari pertama harus menyerahkan tongkat estafet ke pelari berikutnya, dan seterusnya. Serah-terima ini merupakan simbol dari RASA PERCAYA yang diberikan oleh seorang pelari ke pelari lainnya di dalam sebuah tim.

Di dalam dunia kerja, RASA PERCAYA dari atasan ke bawahannya ataupun antara sesama rekan kerja, juga diperlukan!

Pernahkah Anda, sebagai seorang Manager mendelegasikan pekerjaan atau tugas kepada bawahan dan hasilnya tidak memuaskan, bahkan seringkali bermasalah?

Salah satu penyebab dari masalah tersebut adalah karena cara mendelegasikan yang tidak benar. Beberapa Manager ada yang mendelegasikan pekerjaan atau tugas ke bawahannya dengan cara menjelaskan dengan rinci CARA MENGERJAKANnya.

Yang sangat disarankan, dan juga dinyatakan sebagai cara yang benar, adalah agar Anda mendelegasikan pekerjaan atau tugas dengan menjelaskan secara rinci dan spesifik mengenai hasil yang Anda inginkan, dan bukan mengenai rincian cara-cara mengerjakannya.

Berikanlah kesempatan bagi bawahan atau staf Anda untuk memikirkan cara-cara atau langkah-langkah untuk menyelesaikannya dengan menggunakan kreativitasnya sendiri. Yang perlu Anda jelaskan adalah hasil yang dinginkan, serta rambu-rambu (= yang mana yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan) yang jelas.

Kalau bawahan atau staf kita berhasil menyelesaikannya dengan menggunakan kreativitasnya sendiri, mereka akan merasa lebih puas atas keberhasilannya. Tingkat kepuasannya akan berbeda apabila mereka hanya menjalankan rincian langkah-demi-langkah instruksi dari Anda. Sebaliknya jika setelah melaksanakannya dan hasilnya ternyata tidak memuaskan, mereka bisa saja mengangkat tangan dengan berkata, "Saya sudah melakukan apa yang Bapak/Ibu instruksikan!".

Jadi berikan kesempatan pada mereka untuk berkreativitas, dan Anda dapat memberi kesempatan juga ke pada mereka untuk datang menemui Anda apabila ada yang kurang jelas atau ketika mereka membutuhkan saran dari Anda.

Jadi kita dapat simpulkan bahwa agar pendelegasian Anda efektif, cobalah beritahukan secara rinci dan jelas mengenai hasil yang Anda inginkan serta rambu-rambunya, tetapi berilah keleluasaan pada mereka untuk memutuskan bagaimana melakukannya.

Untuk membantu pemantauan pelaksanaan tugasnya, Anda dapat menentukan kondisi-kondisi atau indikator tertentu sebagai pemantauan progres perkembangannya. Pertemuan secara periodik untuk mendapatkan laporan dengan bukti-bukti data dari bawahan atau staf Anda juga merupakan hal yang baik untuk dilakukan.

Selamat mencoba dan berkreativitas!

PENGANTAR - The Chosen Leader


Berkeinginan berkarir untuk menduduki posisi di jajaran Top Management adalah impian dari banyak orang. Tetapi sayangnya tidak semua orang yang mempunyai impian tersebut berhasil mencapai apa yang diimpikannya itu.

Yang menjadi masalah bukanlah karena ketidak-mampuan diri, tetapi lebih banyak pada pola-pikir pribadi yang tidak menunjang usaha untuk meraih impian tersebut.

Pola pikir yang mudah menyerah, kecewa akan masa lalu yang berkali-kali menghadapi kegagalan, ketakutan akan menghadapi masalah yang tidak mampu diselesaikan, rasa rendah diri ketika melihat keberhasilan orang lain, dan masih banyak lagi .....

Percayalah bahwa dengan tekad yang kuat, motivasi diri yang tinggi, kesabaran yang panjang, impian kita itu dapat diraih, asalkan pola pikir kita sedikit demi sedikit harus diubah dan berani melangkah setapak demi setapak.

Dengan perjuangan yang kadang terasa sangat berat, kadang dengan air mata, itu bisa Anda raih!

Silakan klik untuk video-video leadership & motivasi lainnya di https://www.youtube.com/channel/UCQEME7gqkIadVsutlbJ9Nng

Semoga bermanfaat .... selamat berubah! 

From Zero to Hero : Nowela


 Hidup ini adalah belajar!

Belajar dari pengalaman yang menyedihkan, belajar dari pengalaman yang memberi sukacita, belajar dari perjuangan, belajar dari kesempatan untuk memahami dan dipahami, belajar dari menghargai dan dihargai, dan masih banyak lagi ..... Ya! Karena hidup ini memang penuh pembelajaran ....

Dari video ini saya belajar, paling tidak ada 4 hal yang menambah motivasi saya, yakni :
1) Jangan selalu melihat ke atas untuk membanding-bandingkan, tetapi seringlah melihat ke bawah agar kita bisa lebih mengucap syukur.
2) Ingatlah selalu asal-usul kita dalam kehidupan ini, agar kita bisa berbagi kebahagiaan juga dengan mereka yang kita kasihi dan menjadi bagian hidup kita.
3) Tetaplah berjuang dalam hidup ini, bukan hanya berjuang bagi diri sendiri, tetapi juga bagi negeri tercinta, dan orang-orang lain di dalam kehidupan kita. Taburlah kebaikan dan nikmati buah sukacita yang bersemi dalam hati.
4)  Hubungan dengan TUHAN adalah pegangan kehidupan. Ketika kita berjalan bersama-NYA, kita pasti mampu berjalan melewati badai kehidupan.

Salam Semangat!